Produk Utama
Dengan membaiknya taraf hidup masyarakat, permintaan makanan beku di pasaran semakin meningkat. Kenyamanan dan kelezatan makanan tradisional seperti bola ketan beku dan siomay telah menarik banyak konsumen. Namun pada proses pengemasan dan penyimpanan makanan tersebut diperlukan bahan pengemas yang dapat menjaga kesegaran makanan dan tahan terhadap suhu rendah. Lembaran plastik polipropilen (PP). telah menjadi pilihan ideal untuk baki kemasan makanan beku karena kinerjanya yang sangat baik.
Polypropylene (disingkat PP) adalah termoplastik yang dibentuk oleh polimerisasi propilena. Plastik PP dikenal dengan sebutan “raja plastik” karena sifat fisik dan kimianya yang unggul dan beragam aplikasi. Sebagai polimer kristal, lembaran plastik PP tidak hanya memiliki kekuatan dan kekakuan yang tinggi, tetapi juga menunjukkan ketahanan kimia dan suhu yang baik.




Ketahanan panas yang sangat baik:
Titik leleh plastik PP adalah sekitar 130°C, dan dapat mempertahankan sifat fisiknya yang baik di lingkungan bersuhu rendah, menjadikannya bahan yang ideal untuk kemasan makanan beku. Dibandingkan dengan plastik lainnya, PP juga menunjukkan stabilitas yang baik pada suhu tinggi, tidak menghasilkan zat berbahaya, dan menjamin keamanan pangan.
Kekuatan mekanik yang sangat baik:
Lembaran PP memiliki kekuatan tarik dan kekuatan benturan yang baik, yang dapat memberikan perlindungan yang memadai selama pengemasan dan mencegah makanan rusak oleh kekuatan luar selama pengangkutan dan penyimpanan.
Ketahanan kimia yang sangat baik:
Plastik PP memiliki toleransi yang baik terhadap larutan asam, alkali dan garam serta tidak mudah terkorosi oleh bahan kimia. Oleh karena itu, lembaran PP dapat tetap stabil dalam waktu lama di dalam kemasan makanan dan tidak akan bereaksi secara kimia dengan makanan.
Ringan dan ramah lingkungan:
Plastik PP memiliki kepadatan rendah dan ringan, sehingga membantu mengurangi biaya pengemasan dan transportasi. Selain itu, plastik PP dapat didaur ulang dan digunakan kembali, sehingga memenuhi persyaratan perlindungan lingkungan modern.
Sebagai bagian dari pengemasan, nampan makanan beku memiliki banyak tugas untuk melindungi makanan, memperpanjang umur simpan, dan memfasilitasi penyimpanan dan transportasi. Dalam pengemasan makanan seperti bola ketan beku dan pangsit, desain dan pemilihan bahan baki sangatlah penting.



Mencegah deformasi makanan:
Bola ketan dan pangsit beku cenderung saling menempel karena bentuknya yang tidak beraturan setelah diolah. Desain baki dapat secara efektif memisahkan setiap unit makanan untuk mencegahnya saling menempel atau berubah bentuk selama pembekuan dan pengangkutan.
Memberikan dukungan struktural:
Palet harus memiliki kekuatan yang cukup untuk mempertahankan bentuk stabil di lingkungan bersuhu rendah dan mencegah makanan rusak oleh kekuatan eksternal. Kekuatan mekanik yang tinggi dari lembaran plastik PP memastikan palet dapat memberikan dukungan struktural yang baik dalam keadaan beku.
Pastikan keamanan pangan:
Palet kemasan makanan beku harus memenuhi standar keamanan pangan untuk memastikan bahannya tidak beracun dan tidak berasa serta tidak akan mempengaruhi rasa atau kualitas makanan. Plastik PP banyak digunakan dalam kemasan makanan karena stabilitas kimianya dan karakteristik keamanan food grade.
Mudah disimpan dan ditumpuk:
Perancangan palet perlu mempertimbangkan kebutuhan penumpukan makanan beku selama penyimpanan dan transportasi. Lembaran PP memiliki kemampuan pemulihan kekakuan dan deformasi yang baik, yang dapat menjaga palet tetap stabil saat ditumpuk dan menghemat ruang penyimpanan.
Ketahanan suhu rendah yang sangat baik:
Selama proses pengemasan makanan beku, bahan perlu menjaga kelenturan dan kekuatan pada suhu rendah. Lembaran plastik PP memiliki ketahanan suhu rendah yang sangat baik, dan tetap dapat mempertahankan sifat fisiknya bahkan pada suhu -20℃ atau lebih rendah, serta tidak mudah rapuh atau retak.
Mematuhi standar kontak makanan:
Lembaran plastik PP mematuhi standar bahan kontak makanan internasional untuk memastikan tidak ada zat berbahaya yang terlepas ke dalam makanan. Selain itu, bahan PP tidak menyerap air atau bau, sehingga secara efektif mencegah makanan terkontaminasi oleh bahan kemasan dan mempertahankan rasa aslinya.
Mudah diolah dan dibentuk:
Termoplastisitas lembaran PP membuatnya mudah untuk diproses dan dibentuk secara thermoform, serta dapat dibuat menjadi baki dengan berbagai bentuk rumit untuk memenuhi kebutuhan kemasan makanan yang berbeda. Baik itu baki sel tunggal, baki dua lapis, atau baki khusus dengan bentuk khusus, lembaran PP dapat dengan mudah menanganinya.
Efektivitas biaya tinggi:
Dibandingkan dengan bahan pengemas lainnya, lembaran plastik PP memiliki biaya produksi yang lebih rendah. Karena bobotnya yang ringan dan kekuatannya yang tinggi, jumlah material yang digunakan dapat dikurangi sehingga mengurangi biaya produksi dan transportasi. Selain itu, bahan PP yang dapat didaur ulang semakin mengurangi beban lingkungan dan memiliki efektivitas biaya jangka panjang.
Memberikan perlindungan yang sangat baik:
Dalam kemasan makanan beku, palet plastik PP tidak hanya dapat melindungi makanan dari kekuatan eksternal, namun juga mengisolasi kelembapan dan polusi eksternal, memastikan makanan tetap dalam kondisi terbaik selama pembekuan dan pencairan.